Beranda arrow Berita arrow Berita MIFTA arrow Narsisme, motivasi tertinggi para 'hacker'
Narsisme, motivasi tertinggi para 'hacker' Print E-mail
Written by Ahmad Syauqie   
Monday, 16 February 2009


'I just want to be the best defacer' adalah motivasi tertinggi dalam melakukan 'defacement' (mengganti wajah sebuah situs web, atau dikenal publik sebagai aktivitas hacking). Demikian ungkap Roni dalam gathering MIFTA IV minggu 15 Februari lalu di Teknosoft Utan Kayu. Angkanya mencapai 197.413 kejadian di tahun 2007. Motivasi ini merupakan angka tertinggi sebagai alasan seseorang melakukan hacking. Selain narsis, defacement juga dilatarbelakangi oleh alasan 'just for fun' (urutan kedua),  tantangan, politis, patriotisme, balas dendam dan alasan lain yang tidak diungkap.

Tips Mengamankan Identitas di Internet

Roni atau lebih dikenal dengan nama 'eufrato' adalah salah seorang senior di komunitas Echo yang berdiri sejak 2003 dan tetap eksis hingga saat ini. Selain statistik, Roni juga menyampaikan beberapa studi kasus terjadinya defacement, aspek mana saja yang diserang keamanannya, proses melakukan defacement, dan tak ketinggalan tips-tips untuk mengamankan sebuah website. Berikut beberapa tips buat pengguna secara umum, seputar pengamanan password:
  1. Hindari menggunakan password yang mudah ditebak, seperti nama pacar, nama anak, tanggal lahir dan sebagainya.
  2. Jangan memberitahu password Anda kepada orang lain, siapapun.
  3. Hati-hati terhadap social engineering, atau bujukan seseorang secara langsung/tidak langsung yang mengakibatkan bocornya password Anda.
  4. Hati-hati terhadap catatan. Seringkali agar tidak lupa, password dicatat di sebuah kertas atau buku saku.
  5. Hati-hati dengan fasilitas publik, seperti warnet, hotspot publik, dan fasilitas lainnya. Seringkali terjadi pengguna lupa logout setelah menggunakan fasilitas publik, yang mengakibatkan informasinya dipakai oleh pengguna berikutnya.
  6. Lakukan training untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan Internet (terutama untuk pengguna kantoran).

Ustadz sekaligus Coder


Selain Roni, tak kalah menariknya adalah pembicara kedua yakni Ustadz Ahmad Sarwat. Beliau sudah banyak dikenal publik sebagai ustadz Internet lewat forum konsultasinya di Era Muslim. Sekarang beliau mengasuh di http://www.warnaislam.com. Namun yang tidak banyak diketahui ternyata ustadz ini adalah seorang coder (menulis kode-kode software/programmer). Beberapa situs miliknya seperti ustsarwat.com, syariah online dan kampus syariah ternyata hasil buatannya sendiri. Dalam gathering MIFTA ke IV kali ini, Ustadz Sarwat menyampaikan tinjuan Islam dalam kegiatan pengamanan suatu situs.

Berkaitan dengan hal tersebut, Ustadz mengutip sebuah riwayat saat seseorang datang ke sebuah masjid dan meninggalkan ontanya. Saat rasulullah bertanya, dimana kau letakkan ontamu. 'aku melepasnya dan aku bertawakkal kepada Allah bahwa Allah akan menjaga ontaku'. Jawab rasul, ikatlah dulu ontamu lalu bertawakallah kepada Allah. Riwayat ini menunjukkan bahwa upaya pengamanan suatu situs adalah wajib dilakukan sebelum menyerahkannya kepada Allah SWT sebagai wujud tawakkal.

Gathering minggu lalu merupakan kegiatan ke 4 dari serangkaian gathering rutin dari MIFTA. Acara yang selalu dihadiri oleh profesional IT muslim  ini, dimulai sejak 2007 dan sempat vakum selama beberapa bulan dan dimulai lagi sejak triwulan terakhir 2008. Selain topik keamanan, biasanya diangkat pula topik-topik IT entrepreneurship, teknis pemrograman dan topik-topik lain seputar bidang informasi dan teknologi.

Lihat juga liputan GAIM 3 yang tak kalah seru! Dan nantikan GAIM berikutnya dengan topik dan pembicara yang semakin panas!
Last Updated ( Monday, 16 February 2009 )
 
< Prev   Next >

Hosting

Hosting situs MIFTA disediakan oleh

 

 

Kegiatan Mendatang

There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar

Milis Sahabat

Milis JLinux
banner-250x250_new.gif
Design by Zak Mahuna © 2006 - GNU/GPL Licence